Kamis, 18 April 2013

glz_mrc08

Hahaha, Hai readers!

Siang-siang gini aku iseng menemukan percakapan lama antara aku dan Gilang. Percakapan itu aku temukan di email aku yang sekarang masih aktif aku gunakan. Antara kaget dan lucu ketika membaca lagi isi percakapan tersebut yang ternyata itu dua tahun lalu. Jangan heran karena memang sebenarnya aku dan Gilang sudah mengenal cukup lama. Kalau kalian pernah baca blog yang isinya keceng-mengeceng, nah disitulah awal mula cerita antara aku dan Gilang. Semua percakapan itu terjadi ditahun 2011, dimana isi percakapannya super-duper-ga penting. Ditahun itu masih 'in' banget yang namanya YM tapi udah lumayan aktif juga untuk menggunakan Twitter.

Nah, aku akan ceritain awal mula saling bertukan id YM ya.
Pada waktu itu kalo tidak salah siang hari di Student Center unpar, aku dan temen-temen yang lain lagi pada makan setelah selesai jam kuliah. Dan aku lupa lagi ngobrolin apa, tau-tau iseng pada tuker-tukeran id YM. Karena aku dan Gilang lagi duduk dan makan barengan, jadinya kita juga tuker-tukeran id YM. Aku inget sekali id YM yang aku berikan waktu itu adalah id lama dari waktu aku SMA. Setelah bertukar id YM kita-kita sering iseng ngobrol-ngobrol ga penting ketika malam hari. Lalu, karena merasa sudah tidak nyaman dengan id yang lama, aku membuat id baru dan contact list nya hanya temen-temen manajemen unpar. Tapi seiring berjalanya waktu, aku sudah tidak lagi menggunakan YM sebagai media untuk ngobrol, sama halnya dengan beberapa teman-temen ku. Karena sudah banyak media lain yang baru dan lebih unik. 

Hari ini, aku agak sedikit kurang kerjaan sehingga aku berniat untuk 'membersihkan' email-email yang masuk agar lebih enak dibaca. Lalu aku membuka sebuah tab yang isinya list percakapan. Sayangnya, tidak semua percakapan tersimpan otomatis disana. Sehingga hanya ada beberapa percakapan terakhir yang tersimpan. Dan beruntunglah masih ada obrolan antara aku dan Gilang. Sehingga ketika aku membacanya, aku tidak kuat menahan tawa :D

27 Januari 2011. Entah aku juga lupa mau membahas apa, hanya ada 1 obrolan dan itu juga cuma dari aku, ga dibales Gilang. hahhaaa




30 Januari 2011. Ngobrol aneh.


















  
03 Februari 2011. Mendadak Gilang minta Angpao.
 































  
05 Maret 2011. Gilang niat jemput-jemput, tapi lupa jemput mau kemana dan ngapain dan untuk apa. 
Yah, kadang-kadang kalau sedang mengingat-ingat masa lalu suka lucu dan tertawa sendiri :) Dulu aku manggil Gilang dengan sebutan gw-lo atau urang-maneh-aing. Sekarang aku bisa manggil dia aku-kamu,  ay, hon, dan sebutan lainnya sebagai panggilan sayang. So, nikmat kebahagiaan manakah yang kamu sia-siakan?




Love, 
Alinda Rachmayani Permana

Kamis, 11 April 2013

Happy 23rd Birthday

Birthday Cake


WELCOME TO THE 23rd CLUB!

MATURE EDITION

Yap. Selamat datang 23tahun :))) Alhamdulillah Allah masih mempercai aku untuk bisa hidup sampai saat ini. Menikmati 23 tahun dengan sangat bahagia, bersyukur, dan penuh haru. Tentunya, di usia ini aku harus dewasa, bukan harus lagi tapi sudah pasti kudu wajib D-E-W-A-S-A. Pastinya dewasa dalam segala hal, dewasa dalam berfikir, dewasa dalam bertindak, dewasa dalam berbicara, dewasa dalam melihat, dewasa dalam berpenampilan, dewasa dalam bekerja, dan dewasa lainnya yang harus aku miliki. Semua kedewasaan itu diperoleh dari hasil perjalanan hidup sebelumnya, dan aku harus mengambil hikmah dari semuanya serta mengambil ilmu positif dan membuang hal negatif. Yak! Semua itu harus dimulai sejak saat ini. So, Selamat datang di dunia MATURE. Mungkin kata-kata itu akan selalu nempel selama satu tahun kedepan sebagai pegangan hidup. 

Bahagia. Bersyukur. Haru.

Ketiganya seolah menjadi satu dalam satu hari dan satu tanggal, 11 April. Berbagai doa, harapan, keinginan, dan penantian seolah berdatangan menyambut haru hari ini. Pihak keluarga telah menargetkan aku untuk bisa bekerja dan menikah di tahun ini. Terutama kedua orang ku, beliau sangat punya cita-cita menikahkan aku di hari ini, di bontang, di town center, dan dirumah ku. Namun Allah berkata lain, dan target itu hanya sekedar target, lupakan menikah di hari ini. Karena memang pada kenyataannya semua itu tidak memungkinkan. Dan aku tetap bersyukur, aku masih dikasih kesempatan untuk mendapatkan pendamping hidup yang terbaik yang akan Allah berikan. 
Lalu disisi lain, aku sendiri memiliki target atau orang biasanya menyebut wishlist, dimana aku memiliki rencana utama untuk bekerja. Bekerja sesuai dengan passion yang aku miliki tentunya untuk ajang berkontribusi dan peningkatan kualitas diri. Itu baru wishlist utama di Mature Edition ini, dan masih banyak wishlist lainnya yang akan aku sebutkan nanti. Aku hanya berharap Allah akan mengabulkannya dan mengizinkan aku untuk memperbaiki masa depan aku yang lebih baik, membahagiakan orang tua, membawa nama baik sekolah dan universitas, serta mengabdi pada masyarakat berdasarkan ketuhanan. Mohon doanya ya, readers :D

Menyambut kebahagiaan dihari ini, semakin membuat aku bersyukur bahwa aku begitu dikelilingi oleh orang-orang yang sangat aku sayangi dan menyayangi aku. Bisa bersama kekasih dan sahabat adalah hal terindah hari ini. Walaupun aku begitu bersedih, setiap pertambahan umur ku, kedua orang tua ku jauh, di kalimantan sedangkan aku di bandung. Tapi aku yakin, kekuatan cinta anak dengan orang tua sangat dekat melebihi apapun. Aku cinta ibu ku, aku cinta mama ku, aku cinta kedua orang tua ku. Thanks God for everything, i'm so thankful to have best mom and dad in my life.

Sebagai bagian dari kebahagian hari ini, aku akan menceritakan awal 23 tahun yang menurutku, slow but sure. So, cekidoot!

10 April 2013. 
Berhubung sakit dan belum ada tanda-tanda sembuh, pacar aku setia nemenin dari siang sampe malem. Ngobrol-ngobrol asik sampe lupa kalo ternyata udah magrib aja. Sebelumnya, aku sakit dan bikin aku tidak bisa untuk duduk saat solat dengan benar, sehingga harus ditahan pake tangan supaya tidak pecah. Ketika kami solat berjamaah, aku ga kuat menahan beban berat ditangan dan melepaskannya sampe akhirnya pecah. Dan berdarah. Mendadak tubuh aku lemas dan merasa ga kuat menahan rasa sakit. Pacar aku baik banget, dia nemenin aku sampe aku siap tidur. Dia akan pulang setelah memastikan bahwa aku sudah benar-benar siap tidur. Dan bener aja, setelah dia pulang aku beneran langsung tidur dan itu jam 8 malem. Nikmat kebahagian manakah yang kamu sia-siakan?

11 April 2013.
Tepat di 00.00 pacar aku, Gilang, udah langsung bbm dan sms buat ucapin happy birthday. Dan sayangnya, aku tetap tidur -___-. Aku pikir aku akan ditelfon, ya semacam birthday call gitu, tapi ternyata tidak. So its oke, karena aku tau dia pasti langsung tidur juga setelah bbm aku hehe. Aku baca bbm itu pukul 2 lebih dan alhamdulillah nya sudah banyak yang ngucapin juga baik di bbm, sms, twitter, facebook, line, dll. Aku terbangun karena sedikit pendarahan bikin badan ga kuat ngapa-ngapain jadi cuma sekedar baca notification yang masuk saja. Setelah itu, setiap satu jam sekali aku pasti terbangun karena merasa tidur tidak nyenyak. Dan aku pake sempet-sempetnya mikir, kenapa simple banget gini isi ucapanya? kirain bakal heboh kayak gimana gitu menyambut pacarnya ulang tahun, ternyata sama aja kayak lagi bbman biasa -___- Makumlah ya, biasanya kan cewe ngarep banget gitu dikasih lebih. Semisal dijadiin status bbm ato ganti display picture bbm. hahhaha ceweeee -____- TAPI, Yak! ini lah pacar aku, super simple tapi full action HAHAHAA :D Bersyukur aja masih di ucapin daripada lupa. Upps. So, Nikmat kebahagian manakah yang kamu sia-siakan?

Selamat pagi :D Menyambut pagi dengan penuh doa demi kebahagiaan hidup selanjutnya, Assalamualaikum. Dan pagi ini aku tetap lemas tak berdaya namun bahagia. Pagi ini aku sibukan untuk mengumpulkan stamina dan semangat untuk bisa pergi ke kampus, demi menghadiri Uniqlo Career Seminar. Allhamdulillah sudah doping antibiotik dan vitaman untuk pergi mengangkot ke kampus. Setibanya dikampus nih, udah macam selebritis, orang-orang gantian pada ngasih selamat ulang tahun, tapi kemudian nanya 'Kok masih ke kampus aja, Lin? belum kerja?' Hem. Huft. Hais. Hluuff. Langsung mendadak bad mood.

Uniqlo seminar udah beres, terus aku berencana langsung pulang. Soalnya aku punya rencana buat traktir Gilang dan Sarah di Hanamasa abis magrib. Tapi seperti biasa, aku masih nangkring di SB kampus, maksud hati sih mau ngobrol-ngobrol bentar. Ga tau nya, oncom ngajakin pulang bareng aja, katanya jam 4 udah mau balik juga. Oh yaudah dong sama aku di oke-kan saja. Sekalian aku juga ikut oncom dan yang lain nongkrong di Moes. Nah, begitu kita-kita udah pada mau balik nih, tiba-tiba motor oncom ga bisa nyala. Pas dicek, bensin nya abis -____- abis total -____-" kebiasaan oncom emang gitu, kalo pake motor ga pernah ngecek bensin ada ato engga. Jadinya rada bingung mau balik gimana.

Masih rejeki juga, ternyata secara kebetulan kiki lagi otw mau latihan band, dan dia bisa jemput aku dan oncom di kampus. Yap. Semua serba kebetulan dong. Dan aku ga punya feeling apapun bakal ada surprise ulang tahun.

Sesampainya dikosan, aku semakin bad mood ketika Gilang sama sekali ga ngebales bbm aku dari jam 2 siang. Sekedar delivered tapi ga ada yang di read. Aku mikirnya Gilang tidur, tapi masa iya dia tega banget tidur selama itu dihari ultah aku? Ya aga ada yang special sih, cuma masa iya dia gitu banget, sepi banget boo perayaannya. hahaha dan itu udah jam 5 loh, magrib sejam lagi. Dan sarah udah mau nyampe Bandung. Ga lucu aja kalo Gilang masih ga bisa dihubungin. Akhirnya aku berniat buat bbm gilang, udah pasrah banget, antara pengen marah, bete, tapi disatu sisi ga mau bete-betean, lagi ultah kan ga boleh marah-marah ya? haha yaudah aku bbm singkat 'Hon, lama yah tidurnya... Mau jadi ga nanti makan-makannya?' cuma semenit kemudian dia bales bbm aku.
'Hon, maaf aku lupa ngabarin. Malam ini kita ga jadi pergi makan ya. Tadi pas aku baru sampe rumah mamah ngedadak minta dianter ke jakarta karena sobatnya ada yang masuk icu. Aku baru pulang sabtu sekalian sama teteh. Ini baru nyampe warung buncit. Maafin banget ya hon ga bisa nemenin kamu hari ini.'
HAAAAH!! BETE!!! TAPI GA BISA MARAH!! Yaiyalah alasan dia ga bisa itu karena orang tuanya, ga lucu aja aku ngerengek-rengek bete minta ditemenin. Yaudah dengan berat hati, aku cuma bilang hati-hati. Padahal dalam hati, uuhh pengen banget kalo ketemu langsung masang muka cemberut. Tega banget dia ga ngabarin apa-apa tau-tau di Jakarta, tau-tau ga bisa pulang cepet, tau-tau ngebatalin rencana makan-makan. Hari ini belum ketemu sama sekali, udah main pergi aja. HUH!

Oke nih. Gilang sempet nanyain aku lagi apa, dengan singkat juga aku cuma bilang nonton tv. Dan dia ga ngebales apa-apa lagi :( :( :( tapi ga lama setelah itu, ada yang lagi buka kunci kamar kosan aku, seperti biasa aku mikir itu sani baru pulang dari kampus. Dengan posisi yang anonoh nih dikasur, aku lagi tengkurep alias nungging, yang masuk bukan sani tapi Gilang. MALUUUUU!!!

Waktu Gilang dan temen-temen masuk aku lagi nungging, dan pas mereka teriak SURPRISE aku nya kaget dan reflek jatoh ke kasur bawah. MALLUUU!! Jadinya nangis :'( Malu dan terharu bedanya tipis. Ga nyangka dikasih surprise. Tapi tetep aku BAHAGIA. Gilang masuk ngetawain aku sambil bawa Oreo Cheese Cake dari The Harvest. So Sweet. Sambil berkaca-kaca aku make a wish sebelum tiup lilin. Wish nya sederhana, cuma memohon supaya aku cepet kerja. Semoga dikabulkan. Aamiin.

Setelah tiup lilin, temen-temen ngajakin buat foto-foto di luar. Dengan polosnya aku ikut aja, dan masih ga nyadar kalo udah ngajak keluar itu berarti bakal ada banjur-banjuran, dan bener aja, di banjur -_____________- kalau tahun lalu tersangkanya dadi, tahun ini tersangka nya oncom. Lagi asik foto ternyata basah. Untung aja cuma dibanjur pake aqua ga pake ramuan seperti tahun lalu. Lebih beruntung lagi karena coke yang dipegang kiki ga bisa kebuka waktu kiki mau gantian nge-banjur aku. HAHAHA gagal maning :p Nah, liat foto untuk lebih jelasnya yah. Muka oncom sumringah banget waktu mau nge-banjur aku .__.

Gara-gara basah, jadinya aku mandi. Setelah itu baru potong kue dan akhirnya pergi makan-makan, tapi bukan makan di hanamasa melainkan bubur dan nasi goreng PR. HAHHAA harap maklum lagi krisis keuangan anak kosan. Murah meriah kenyang makan disana, ga peduli lagi hujan yang penting happy :D yeyeyeeeeey!!! Setelah makan, semuanya pun pada balik, sebelum Gilang pulang, dia ngasih birthday gift. aw aw aw <3 <3

Nah, sekian cerita Mature Edition di Hari pertama. Ngerti sih, cerita terakhir-terakhir nya belum mature. HAHA perubahannya bertahap ya. Semoga senantiasa lebih baik selalu setiap harinya. Seiring bertambahnya umur, semoga aku dan semua pembaca bahagia, sehat, dan sukses selalu yah.

Thanks to:
Papa, mama, sanny, dyas, ridwan, gilang, oncom, kiki, dini, yudis, sarah, dan semua temen-temen yang udah memberikan doa yang tulus sebagai ucapan selamat hari ini. Thanks for all the meaningful birthday wishes, guys.



Love,
Alinda Rachmayani Permana

23rd Gallery

  
Alhamdulillah masih bisa dapet ucapan dan doa dari keluarga tercinta. Doa singkat dari papa dan doa penuh makna dari mama serta adik aku yang ngasih doa sekalian minta imbalan makan-makan. Hahaha bukan dyas namanya kalo ga minta-minta. Kebiasaan -___-

Terimakasih juga untuk kakak-kakak aku tersayang, biarpun kakak ketemu gede kalian tetep kakak paling baik, selalu menyemangati aku kapanpun, makasih ({}) 
 

Untuk sahabat-sahabat terbaik aku di Vidatra, terimakasih atas doa dan ucapan yang selalu kalian berikan di setiap pertambahan umur ku :*

Kalau gambar dibawah ini beberapa ucapan dari keluarga baru aku, manajemen 2008. Terimakasih untuk kalian semua yang baik hati :*

Hidup nam-namers!! Group whatsapp yang ga pernah sepi, kocak, penuh informasi, dan selalu ngangenin, terimakasih untuk semua ucapannya :) semoga kita semua tetep bisa balik ke Bontang, untuk keperluan apapun itu yaa :*


Dan teruntuk semua followers aku di twitter, terimakasih banyak, banyak-banyak terimakasih, dan semuanya.

Untuk semua aktivis bbm, terimakasih sudah dengan sangat niat dan baik hati mengganti personal message nya dengan HBD LINDA =D wihiiw terimakasih yaa.

Lalu, sangat-sangat berterimakasih untuk temen-temen yang udah bikin surprise kecil untuk 23 tahun ini. Sejujurnya aku sama sekali tidak punya perasaan akan ada kejutan, dan ternyata ada. Daan saat kejutan akunya sedang tidak dalam posisi yang oke, dan kalian semua menertawakan ku. Hiks, malu :( Yasudah yang penting terimakasih untuk semuanya yaa. 

Dan yang paling terakhir tapi selalu paling pertama dihati aku <3<3 eh engga sih, yang ketiga. Yang pertama Allah, yang kedua orang tua, yang ketiga KAMU - Raden Gilang Restriwan Kurnia. Hihii Makasih banyak sayaaangg :* Aku tau kita lagi sama-sama kere, eh tapi masih nyempetin beli cake dan kado. Aku tau kamu sibuk mikirin skripsi dan nilai, eh tapi masih sempet bikin kejutan kecil. Thank you so much, i love you more than anything. Semoga kamu selalu diberkahi dan dimudahkan dalam pencapaian cita-cita dan perbaikan dimasa depan ya honhon. 

Plein de bonheur:

Jumat, 22 Februari 2013

Cemburu

Setiap hal yang pernah kita lakukan adalah cerita dalam pengalaman. Termasuk mencintai cinta yang baru. Mencintai cinta yang mungkin sebelumnya tidak pernah ada dalam khayalan. 
Baru. Sampai tidak tau apakah semua hal harus di-ikut-kan menjadi baru? Atau sama-kan dengan yang lalu? Jawabanya: Situasional.

Seperti halnya cemburu. Seorang wanita seperti ku memiliki rasa cemburu yang sangat besar. Bahasa gaul-nya 'Cemburuan banget'. Mungkin beberapa wanita lain juga memiliki rasa yang sama dengan ku. Aku pencemburu sedari dulu, berawal dari tidak suka dibohongi, menjadi berprasangka buruk, dan hasil sangka-an yang negatif. Lalu berakhir dengan rasa cemburu berlebihan. Itu definisi cemburu menurutku. 

Seiring berjalannya waktu, aku sangat ingin merubah rasa cemburu berlebihan menjadi tidak cemburu atau hanya cemburu sedikit. Tapi Susah. Butuh waktu dan harus melewati banyak proses, banyak tahap yang harus dilalui seperti mencoba sabar, mencoba think positive, mencoba memasukan ion positif, dan sampai mencoba melarikan diri agar tidak memiliki rasa cemburu. Tapi Susah. Terkadang dengan berpura-pura tidak tahu, berpura-pura biasa saja, berpura-pura bahagia, berpura-pura iya, berpura-pura tertawa, memalingkan muka, mengindari kontak mata, dan segala hal yang membantu ku mengurangi rasa cemburu. Tapi Susah. Dengan berpura-pura membuat aku harus sedikit tidak ramah, mengurangi senyum, dan menjadi malas melihat, atau mungkin lebih ingin menjauh. Tapi susah. Aku ingin sedikit menghindar untuk menstabilkan perasaan, agar kembali terlihat biasa saja dan mencoba melupakan, merasa bahwa tidak ada yang harus di-cemburu-i. Tapi susah. Sampai pada akhirnya, memilih untuk kembali berpura-pura tidak tau dan tidak cemburu. Sampai pada akhirnya, kembali biasa saja. Dan sampai pada akhirnya, moody.

Semuanya sederhana, hanya untuk memperbaiki diri sendiri. Maksud hati, mengurangi rasa cemburu agar hubungan asmara lebih baik. Sekali lagi, aku menjalani kisah yang baru. Belum dalam tahap apapun, hanya kisah sederhana. 

Belajar menjadi tidak pencemburu adalah hal tersulit dalam hidup aku yang harus aku rubah.

Senin, 14 Januari 2013

Love is You


Love is the greatest feeling,
Love is like a play,
Love is what I feel for you,
Each and every day.
Love is like a smile,
Love is like a song,
Love is a great emotion,
That keeps us going strong.
I love you with my heart, my body and my soul,
I love the way I keep loving,
Like a love I can't control.
So remember when your eyes meet mine,
I love you with all of my heart,
And I have poured my entire soul into you,
Right from the very start.

Senin, 07 Januari 2013

Sunshine

You are my sunshine

My only sunshine

You make me happy when skies are gray

You'll never know dear,

How much i love you.


Sabtu, 08 Desember 2012

Ekspektasi, mimpi, dan kenyataan

Sepertinya, Tuhan mengizinkan aku untuk memiliki ekspektasi.
Dan, Tuhan juga yang mengizinkan nya menjadi kepastian.
Ketika para ahli selalu berbicara tentang ekspektasi dan harapan.
Ketika itu juga, Tuhan memberi ku kenyataan.

Tak ada hal yang lebih membahagiakan ketika bersama dengan kebahagiaan.

Dan kali ini, kebahagiaan itu melebihi apa yang aku bayangkan.

Aku pernah pesimis terhadap cinta yang terbentur keadaan, namun ternyata Tuhan memberi ku jalan baru menuju puncak keoptimisan.

Aku pernah bermimpi untuk bersama mu, dulu.
Aku pernah bermimpi untuk memluk mu, dulu.
Aku pernah bermimpi untuk mencium mu, dulu.

Dan, bermimpilah kamu karena mimpi itu adalah kenyataannya yang tertunda.


Senin, 03 Desember 2012

Sungguh?

Keyakinan ini penuh dan aku harus memastikan.

Hari itu, mungkin hari terberat yang akan aku jalanin. Akan mencoba seperti biasa namun penuh apa-apa. Tapi mencoba biasa walau sebenarnya tidak biasa.
Menikmati dingin nya ujung kota dengan mu adalah sebagian dari harapan. Kemudian, Tuhan mengizinkan.
Dalam perjalanan, hati dan pikiran tak henti terus bergejolak. Berubah positif dan negatif. Bergerak maju, jalan ditempat, atau mundur menghindari jurang hati.
Apa yang aku ucapkan, bukan yang aku pikirkan.
Apa yang aku pikirkan, sulit di ucapkan.
Ya. Aku lebih memilih untuk mundur. Aku mundur karena tidak ingin menangis menerima kenyataan. Aku merasa nyaman, aku tidak mau semua kenyamanan ini berakhir malam itu. Dan aku pulang dengan penuh tanya yang tak terjawabkan. Ah, tidak. Memang aku tidak ingin mengetahui jawaban.

Dingin nya malam itu dan sepi nya ruang ini, membuat nya tertahan untuk tetap diam dalam dekapan. Rasa senang tak kuasa membelenggu relung hati ini. Dan aku sangat bahagia. Tapi, akankah kebahagiaan ini hanya sampai malam ini?

Dini hari menyambut, lalu dia tetap disini menemaniku yang sendiri. Aku ingin waktu terhenti dan jangan munculkan mentari. Agar dia disini selalu bersama ku menghabiskan hari ini...

Seketika, kami hanya saling diam dan menatap layar hitam. Lalu, aku mendengar suara yang begitu keras namun bergetar. Bertanya akan isi perasaan, harapan, dan keinginan.
Aku tidak tau.
Sesungguhnya ini membingungkan ku.
Aku tak kuasa menahan senang, sedih, dan gundah yang menajdi satu.
Tapi aku cinta..

Aku rindu akan sentuhan tangan nya. Menyentuh dan mencoba meyakinkan hati yang gundah ini. Dan aku tetap tidak tau..

Perasaan ini terlalu membingungkan.

Sabtu, 01 Desember 2012

Untitled

MUSIC VIDEO ©2006. WARNER MUSIC INDONESIA
Artist: Maliq & D'esentials, Indonesia.
Label: SouldRecord

ketika, kurasakan sudah  
ada ruang di hatiku yang kau sentuh  
dan ketika, ku sadari sudah  
tak selalu indah cinta yang ada
 
mungkin memang, ku yang harus mengerti 
bila ku bukan yang ingin kau miliki  
salahkah ku bila 
kau lah yang ada di hatiku
 
adakah ku singgah di hatimu, mungkinkah kau rindukan 
adaku adakah ku sedikit di hatimu  
bila kah ku mengganggu harimu, mungkin kau tak inginkan adaku  
akankah ku sedikit di hatimu 

bila memang, ku yang harus mengerti   
mengapa cintamu tak dapat ku miliki   
salahkah ku bila   
kau lah yang ada di hatiku  
kau yang ada, di hatiku 

bila cinta kita tak kan tercipta   
ku hanya sekedar ingin tuk mengerti   
adakah diriku, oh singgah di hatimu   
dan bilakah kau tau, kau yang ada, di hatiku  

kau yang ada, di hatiku
adakah ku, di hatimu

Kamis, 29 November 2012

Kamu..

Kamu..
Aku tau, ini menyakitkan. 
Dan lebih menyakitkan ketika tak ada satu kepastian pun yang kau berikan.
Aku tau, kau berharap lebih. 
Tapi, kamu terlalu malu dan gengsi untuk mengutarakannya.
Aku tau, kau pun menginginkan ku. 
Namun keadaan ini tak kuasa menerimanya.
Aku tau, kau menatap ku beda. 
Lebih dari sekedar tatapan melainkan harapan.
Aku tau, aku tau, aku tau...

Kamu..
Mengapa kau diciptakan begitu tertutup?

Kamu..
Akankah setelah ini semua berubah?
Akankan muncul secercah harapan dari sebuah kepastian?
Akankah cinta ini terbalaskan?

Bersama mu, adalah harapku.
Aku ingin kau, selalu.

Akhir penantian

Dan, semua memang harus diakhiri. Sebelum rasa ini semakin jauh dan semakin dalam. Aku tau, semua ini salah. Karena itu, aku perlahan mundur dan menyelesaikan cerita tanpa akhir ini. 
Untuk mengetahui sedikit tentang mu saja, aku tak bisa. Apalagi mengetahui sebuah kepastian? 
Cerita cinta kita memang bukan untuk saat ini, dan mungkin tidak untuk selamanya. Selamanya kita hanya menjadi aku dan kamu. Tidak kita, kita, dan kita. 
Rasanya, Tuhan belum mengizinkan cerita ini berakhir bahagia sebagai dua insan yang bersama, tapi berakhir sebagai dua insan yang saling menyapa.
Sedih. 
Sejak sekian lama aku menanti saat-saat ini, menanti hadir mu dalam hari-hari ku, menanti kata cinta, dan menantikan kepastian. 
Hari ini, aku mengakhiri sebuah penantian.

Dan, dihari bahagia itu, kisah ini hanya menjadi cerita.

Selamanya...

Minggu, 25 November 2012

Happy Birthday, Alvin :)

HAHAHA si tukang bully ulang tahun hari ini (re: 24/11) !!


Jauh beberapa hari sebelumnya, novi dan saya sudah merencanakan surprise party untuk si tukang bully ini. Mulai dari rencana mau ceburin dia ke empang sampe dandanin dia ala TKW di car free day, namun semuanya gatot a.k.a gagal total. HAHA alhasil bikin surprise oenju pake balon warna-warni di kamarnya.
Novi, sebagai pacarnya bikinin kartu bulet-bulet untuk diisi sebagai kartu ucapan yang nantinya bakal di gantungin di balon gas di kamarnya. Terus, saya dan gilang bertugas menyebarkan kartu-kartu itu di kampus dengan cara sembunyi-sembunyi supaya si oncom ini kaga tau. Dan semua persiapan itu udah beres di H-3. (y) Ohya, sekalian nih, si novi udah bikinin gambar lucu yang kita pasang di display picture bbm entar. Jadi kesan nya kita riang gembira gitu menyambut birthday si tukang bully ini, padahal mah ogah deh! haha piss, engga becanda. Ini kesan nya biar lebih unyu aja..

Nah. Kegiatan heboh-heboh di mulai di sabtu siang. Walau hujan badai menghadang nih, saya, arlet, dan novi pergi beli chocolate cake di The Harvest, lalu beli balon gas di deket pasupati, dan kemudian merangkai balon di kosan. Dan yang paling ribet dari semuanya adalah merangkai si balon. Berikut beberapa keribetan dalam merangkai balon:
  1. Kartu-kartu yang dibikin ternyata terlalu berat dan bikin si balon ga naik -.-
  2. Tali dari balon gas nya kependekan, jadi sekalinya ada balon yang naik si kartu ga bisa kebaca karena kekecilan.
  3. Setelah memutuskan nambahin tali, dan tetep balon nya ga naik-naik. Jadinya, yaudah pasrah aja ga usah naik-naik.
  4. Setelah selesai merangkai balon, si balon di masukin ke mobil dan ternyata masing-masing dari tali itu pabalieut (baca: kusut) ga karuan. 
  5. Dekor di kamar oncom jadi lama gara-gara ngurusin si tali lagi. Huft.
Begitu lah sedikit cerita tentang keribetan si balon. Tapi untungnya tetep terlihat cantik memukau waktu beres di dekor. Ditambah lagi dengan banyak kado dari keluarga dan sahabat yang di bungkus cantik sebagai pelengkap menghias kamar si comi ini hehe :) 
Untungnya kamar oncom juga ga terlalu besar dan cat kamar nya juga cerah, semakin bikin dekornya terlihat unyu HHAHA.

Ohya, itu ada balon warna merah sendiri, yang itu special dari novi. Biar keliatan beda aja. Namanya juga pacarnya, iya ga? hihi

Setelah semuanya selesai, lampu kamar sudah dimatiin, dan lilin udah dinyalain, tibalah si oncom sampai rumah dan kemudian masuk ke kamar dan, TARAAAA!!!!! SURPRISE!!!!!! HAHHAHAA yang kocak adalah ekspresi muka nya yang HAHAHHAA ga kuat ketawa soalnya aneh banget HAHAHHAA! Pake acara si kiki dan trio bawa-bawa pistol mainan. HHAHAHAA ngakak parah sih, ngetik ini aja sambil cekakak-cekikik sendirian. Sayang banget ga ada dokumentasinya, soalnya kita juga udah keburu ngakak duluan dan lupa mengabadikan. HAHAHAHAHHAAAAAA LOL! Bengeut si comi teu puguh, pake acara ngangkat tangan kaya ketangkep polisi beneran. HHAHAAA Subhanallah itu kocak pisan. HAHAHAHHAAAA :')

Itu artinya, oncom lumayan terkejut dengan kejutan sederhana ini. So, usaha novi ga sia-sia dong ya hehe. Selesai tiup lilin di kamar dilanjut tiup lilin di ruang keluarga, berbarengan dengan tiup lilin untuk ulang tahun anti, adiknya oncom yang ultah nya beberapa minggu sebelum oncom. Hehe :) Selamat tiup liling ke 20, anti dan selamat tiup lilin ke 22 oncom yang tuaaaaa :))
Lalu acara berikutnya adalah, makaaaann!! HORE! Seperti biasa, di rumah oncom selalu sedia Hokben dan cemilan teramat banyak. Kayak surga makanan banget kalo dirumah dia haha. Tentunya, saya sih ga mau rugi. Udah 1 slice chocolate cake, 2 teh kotak, 1 susu ultra, dan beberapa cemilan lainnya. YUmeehh! Udah gitu yah, pulang dari rumah oncom juga di bungkusin cake dan beberapa makanan lain, termasuk si hokben hahhaa. Surga duniaaaa. Mamah nya oncom baik banget emang, pengertian sama anak kost macam gw -.- hahhaaa

Ngomong-ngomong soal kado, alhamdulillah banget tahun ini bisa ngasih kado buat oncom. Dan alahmdulillahnya lagi kadonya ga usah beli. hihii saya berniat bikinin dia karikatur yang gambar arsenal buat di pajang, siapa tau bisa jadi kenang-kenangan. Nah, karikatur ini saya pesen dari temen saya yang jauh di Palembang dengan cuma-cuma alias gratis, men! haha Alhasil saya mah tinggal cetak dan ngasih bingkai. Lalu, saya ngasih juga tumblr lucu buat cowo by Tupperware. Lumayan, tumblr nya sponsor dari mamah hehe sekalian ngasih juga buat oncom yang sudah baik banget sama saya selama ini. Kayaknya emang lagi butuh juga, soalnya dia kan sering off-road dan sepedahan juga keliling bandung. Insha Allah semua berguna.

Ada  juga beberapa kado yang lebih istimewa dari orang tua, kakak, adik, pacar, dan temen-temen oncom yang super lengkap. Dari t-shirt, jersey, jacket,  sampe sepatu udah ada hehee. Yang penting balik lagi, semoga berguna buat yang ulang tahun yaa :)






Sekali lagi,

HAPPY BIRTHDAY RIZKIANDRI DWINANDA ALVINANDRI !!!!!

Semoga, semoga, kamu semoga, semoga.
HAHA
Doanya buat sahabat saya yang paling nyebelin ini special pake telor dan sosis. Panjang dan lebar. Kalo di ketik ga cukup sekali posting. HAHHAA *lebay*
Yang terbaik, yang termudah, yang terlancar, dan yang terbahagia.
Pastinya doa bersama agar lekas SARJANA EKONOMI :) AAMIIN :))))















Indah tanpa rencana

Hari ini, menjadi indah tak terencana.
Hujan.
Memberi senyuman kala engkau datang.
Menemani kebingungan dalam sebuah keputusan.

Indahnya malam itu, kala kita saling bertatapan.
Bercerita, dan saling mengemari.
Tersenyum.

Malam dan keramaian.
Kau menemani dan selalu mengisi hari.
Berbagi hidup dengan mu, adalah satu.

Bahagia.
Tertawa dalan setiap alasan.
Menatap bola mata yang berpapasan.
Dan berpisah dalam cinta.

Selamat malam, cinta.
Dunia esok hari selalu mempertemukan kita :)

Kamis, 22 November 2012

Merasa memiliki mu

Melihat kedatangan mu kala itu, menjadikan senyum ini penuh makna.
Tertawa, bercerita, dan bersenandung.
Berkisah dimalam hari dan berdampingan dengan mu.
Tidak ada yang lebih bahagia di hari itu.
Melihat koleksi idaman, dengan belaian lembut tangan mu.
Membuat hati tak kuasa ingin memelukmu.
Serasa Tuhan menciptakan dunia hanya untuk kita.

Ketika waktu berlalu semakin cepat, kau hadir memanggilku.
Aku rindu kehangatan ini.
Cinta.

Minggu, 11 November 2012

Meninggalkan harapan

Bertahun-tahun bersama mu, tidak membuat ku cukup untuk mengenal mu.

Bahagia dan benci seolah menjadi satu dalam rasa ini.
Ketika cinta menggantungkan harapan, dan cinta juga yang menjatuhkan harapan.
Bersama mu, aku bahagia.
Tapi dengan mu, aku juga membenci.
Namun, aku rindu.

Ketika rindu ku terbelengu, ku dengar kabar tentang dirimu.
Menghancurkan harap ku.
Tanpa bimbang kamu gantungkan harapan dan dengan mudah kamu tinggalkan cinta.
Begitu klise alasan dari mu.
Sehingga hati ternoda.
Selamat tinggal, harapan.
Dan kamu bukan yang ku cinta.

Tidak Kita

Aku dan kamu, tidak akan pernah menjadi kita.

Terjebak dalam murka.
Dan terlena karena mereka.

Cinta terhalang mereka.
Dan dinding mereka menjauhkan kita.
Lalu kamu pergi, jauhkan harapan.
Ku memcinta, namun ku membenci.

Kenapa Cinta mempertemukan kita hari ini?

Jumat, 09 November 2012

Cinta dan pura-pura

Tuhan bermaksud mempertemukan kita dalam satu titik temu. 
Dan kita membuatnya menjadi sebuah ketidakpastian.
Kita disatukan untuk satu ikatan, cinta.
Dan kita memilih ikatan, semu.

Tuhan memberikan kita kesempatan mencinta, dan kita pergi.

Tuhan melimpahkan kenyamanan dalam hidup kita, dan kita hilang.

Tuhan mengirimkan sinyal hati, dan kita hancur.


Aku dan kamu, kita suka.
Senyuman mu ketika disebut nama ku.
Tawa mu ketika dibercandakan dengan ku.
Dan bahasa tubuh mu ketika bersama ku.

Aku tau kamu.
Aku tau isi pikiran mu.
Aku tau ingin mu.
Namun kamu, tidak tau.
Berpura-pura, tidak tau.

Zona ini, menghancurkan hati kita.
Dan aku benci.
Berpura-pura biasa tapi terluka.

Minggu, 04 November 2012

Merindu mu :)

Bertemu dan hanya saling menyapa.
Lama kelamaan membuat ku jera, aku bosan dengan hanya menyapa. Aku memulai untuk bertegur sapa, bercengkrama, dan akhirnya bercerita.
Seketika, kau penyemangat hidup ku.
Aku pergi untuk urusan ku, dan aku kembali dengan senyuman tipis mu.
Malam itu, tidak akan ku lupa.

Aku ragu untuk memulai hidup ku, dan kamu datang menyinari hari-hari ku.
Sepi, sendiri, dan sunyi. Lalu kau hadir menghibur ku.
Dengan gaya mu, aku luluh.

Terlalu bahagia.
Ya, aku bahagia. Bahagia bersama mu.
Hari-hari yang aku lewati, semua dengan mu.
Dengan canda mu, tawa mu, dan cuek nya kamu.
Aku bahagia dengan mu.
Walau aku tau, di kamu bukan aku.

Melewati hari yang penuh cerita.
Lagi-lagi aku bahagia.
Aku pilu, dan kamu penyemangat ku.
Aku rapuh, dan kamu penyelamat ku.
Aku sedih, dan kamu penghibur ku.

Kebaikan mu, ketulusan mu, dan keikhlasan mu tidak akan ku lupa.

Kamu.
Yang tidak sengaja membangunkan ku kala subuh.
Menyuruh ku beribadah, dan kemudian menemani pagi ku begitu indah.

Kamu.
Yang mengajak ku pergi ke sebuah pesta di siang hari.
Memayungi ku dan memotret ku.

Kamu.
Yang kala hujan menderai melindungi ku.
Memberi ku kehangatan dalam dekapan mu.

Kamu.
Yang menemani ku menerobos hujan hanya demi sebuah kain.
Memberi ku rasa sayang.

Kamu.
Yang sangat berusaha memenuhi ingin ku.
Menjadikan ku ratu dalam hidup mu.

Kamu.
Yang ketika aku lelah dengan rutinitas.
Menemani ku memanja dengan dingin nya malam.

Kamu.
Yang menjemputku di gelap nya malam.
Membuat aku semakin cinta.

Kamu.
Yang begitu baik pada ku.
Membuat ku rindu.

Kini, aku merindu. Rindu akan dirimu yang dulu menemani ku.

Kemana kamu? Aku merindu mu.

Aku ingin dengan mu lagi, bersama mu lagi, dekat mu lagi.
Aku merindu dan merindu.

Yakinlah, saat ini hanya kamu.
Kamu yang aku rindu, dan aku mau.

To: You! The man who make me feel in love (again). Tu me manques, man ({})

Sabtu, 15 September 2012

MENE08 BIG MOMENT

Hi, readers! 
Menceritakan cerita tentang hari ini itu membuat mata ingin meneteskan airnya. Waktu yang hadir begitu cepat dan membuat semuanya menjadi tidak terasa. Masa-masa kuliah hampir selesai, bahkan sudah ada yang selesai untuk beberapa orang teman tersayang ku. Ya! tak terasa sudah 4 tahun aku dan teman-temen menuntut ilmu di kampus tercinta, unpar. 
Betapa bahagia nya aku ketika menjadi bagian dari Management Unpar 2008. Aku bertemu teman yang lucu, pintar, cantik, cakep, baik, cool, pemalu, dan semua nya. Semua di unpar. Rasa-rasanya aku masih merasa menjadi maba -mahasiswa baru, tapi kenyataanya aku telah menjadi mahasiswa swasta -sudah waktu tingkat akhir. Terlalu cepat waktu ini berlalu.
Semakin terasa cepat ketika di 15 September ini, kami berkumpul di Jonas Photo dan melakukan sesi foto angkatan. Bahagia, akhirnya aku bertemu teman-teman ku yang sudah lulus. Sedih, karena ini foto angkatan yang terakhir sebagai mahasiswa. Dan hari ini, seperti reuni kecil-kecil-an kami, management 2008. 
Hari ini, menjadi motivasi terbesar ku untuk bisa segera menyusul alex, cha-cha, bobby, grace, dll menjadi Sarjana Ekonomi. Aku bisa!

Kebahagiaan, keceriaan, kesedihan, dan ketulusan membuat kami menjadi satu. Satu keluarga. Keluarga Manajemen. 





Senin, 09 April 2012

Ketemu ASSAD #1

Mas Assad
VOILA! Ketemu juga sama penulis buku Notes From Qatar ini. Awalnya biasa aja, saya cuma dateng ke aula lantai 8 gedung 9 Unpar sama yudis untuk nonton presentasi peserta yang lolos dalam business plan competition itu. Masuk kesana bikin beberapa rasa penasaran muncul, pertama, penasaran sehebat apa presentasi dari kelima peserta itu, kedua, penasaran sama tampang aslinya muhammad assad. Oke, ga sengaja saya tatap-tatapan sama freysha, dari pada bengong saya bilang deh ke dia 'frey, mau dong foto sama assad :)' kebutulan frey itu panitia dan dia juga LO nya mas assad. Saat itu frey cuma bilang 'Bentar yah kak, kalo lagi jam istirahat makan siang' and i say 'oke'.

Tiba-tiba, yudis maksa saya untuk ikut turun ke semi basement. Males banget deh, lagi asik nonton presentasi tapi harus kebawah gara-gara yudis mau liat orasi capres dan cawapres unpar itu. Mau ga mau, saya ikut turun, karena di aula ini ga ada sama sekali angkatan 2008-nya. Dengan muka bt, masuk lift dan taraaa nyampe SB. Daripada ga jelas nonton orasi, saya milih makan siang aja sama temen-temen yang lain di kantin SB, ga lama kemudian saya menyadari bahwa yudis ga ada dan ternyata dia udah ada di aula lantai 8. BETE! dia ga ngasih tau mau ke atas lagi, padahal saya kan mau ketemu mas assad >.< 

Lalu, saya langsung mau nelfon yudis buat marah-marah, dan ga lama ada yang nyolek-nyolek badan saya dan bilang 'Kak, jadi mau foto sama mas assad ga?' 
Kaget. Langsung noleh ke belakang dan bilang 'Iya mau frey, mana mas assad nya?' *masih muka normal*
Tanpa basa-basi frey cuma bilang 'Ini *sambil nunjuk mas assad*'
Taraaaaa, shocked! Dan otomatis bikin salting *salah tingkah*, salmong *salah ngomong*, salku *salah prilaku*. Tanpa mikir panjang, saya loncat dari tempat duduk, dan berbalik langsung minta foto. I'm So Happy:)))) 
Akhirnya bisa foto sama mas Assad. Yeaaay! KYAAA KYAAA KYAAA!!! 
Abis foto, saya langsung bilang 'Makasih ya mas, besok masih ada disini kan ya?' HAHAHA
dan mas assad bilang 'Iya masih, langsung di tweet ya foto nya'
AAHHH SENENG TINGKAT DEWA SAMPAI KE LANGIT KETUJUH

Perasaan pertama yang muncul saat itu adalah SENENG, BAHAGIA, dan MERASA MEMILIKI. Gimana ga seneng dan bahagia, dia dateng ke kampus dan bisa minta foto sebebas-bebasnya. Lalu, kenapa merasa memiliki, hal itu dikarenakan mas assad aslinya diluar ekspektasi sebelumnya. Maksudnya adalah, mas assad lebih ganteng aslinya daripada di foto, lebih gagah aslinya di banding di foto, lebih putih dari yang difoto, dan mas assad ternyata masih muda, jadi merasa seperti kakak sendiri, *cieh sok* YA TUHAN, yang harus diketahui adalah saat itu saya seperti orang gila. Senyum-senyum sendiri mulu. HEHEHE

Setelah selesai foto-foto dengan mas assad, saya duduk lagi sama temen-temen sambil pasang muka sumringah. Ga lama, kiki bilang 'Lin, kok sekilas mirip denny ya?'. Saya mendadak pasang muka datar dan cuma bilang 'Shit, ga mungkin, beda jauh, dan sumpah gw jadi bete' HUH! kenapa harus di mirip-miripin sama denny sih? kan lagi bahagia sama mas assad hahaa.
Lupakan, Lupakan, Lupakan!

Balik lagi ke mas assad, berikut ini hasil jepert bareng mas assad.
linda dan mas assad
GIMANCE, GANTENG KAN CEU???

Percaya ato ga percaya, seharian itu saya bener-bener bahagia, dan bener-bener gila karena senyum-senyum sendiri, dan bener-bener freak. Baru kali ini, ketemu penulis, minta foto, dan langsung edit-edit foto dia sampe segitunya. Langsung kirim foto ke mama papa, dan langsung juga di jadiin Display Picture di BBM. Langsung jadi avatar di Twitter, dan langsung temen-temen pada mempertanyakan itu siapa. Nih buktinya! 
Setelah pasang itu tuh, muncul lah beberapa bbm.

Yang lebih parahnya lagi, beberapa orang langsung to the point, nanyain apakah itu pacar baru saya atau bukan. HAHAHA Ya ampun, kalo sampe iya, mungkin saya udah bersyukur abis-abisan dikasih pacar sehebat ini. Dan otomatis langsung saya aamiin-in semua nya. hehehee. Nih buktinya!


Itu cuma beberapa ya, masih banyak bukti bbm yg lain dan beberapa mention di twitter yang nanyain apakah itu pacar saya atau bukan. Oya, setelah ngirim foto sama mas assad ke mama, mama langsung bales sms dengan "Teh, siapa itu? Subhanallah ganteng sekali itu teh.." HAHA mommy!!! Saya cuma bilang "HAHA, ma itu muhammad assad, penulis buku, dan aku habis ketemu sama dia terus langsung minta foto aja" Mama dengan cepat bales "Kirain pacar teteh yang baru..." HAHAHAA AAMIIN YA ALLAH AAMIIN!

Dan kebahagiaan ini belum berakhir, masih ada episode ke-2. Besok masih bisa ketemu Mas ASSAD {}

Love,
Alinda Permana